★ 8,4Neonime
Di kota-kota Jepang, malam hari adalah milik lampu neon. Tiap papan nama menyala dengan warnanya sendiri, dan orang memilih jalan menurut cahaya yang menarik matanya. Neonime menata anime dengan cara itu. Poster tiap judul diukur titik demi titik, lalu judul itu ditaruh di bawah lampu yang warnanya paling banyak mengisi posternya: neon merah, jingga, kuning, lampu senja, neon hijau, toska, biru langit, biru malam, lampu putih, atau gelap malam. Seratus lima puluh sembilan anime berdiri di bawah sepuluh lampu, dan tiap judul hanya di bawah satu lampu. Pilih cahaya yang cocok dengan suasana hati Anda malam ini.
Sepuluh lampu: pilih cahaya malam ini
MerahNeon merah
Lihat semua (20)
★ 8,4
★ 8,0
★ 8,3
★ 8,6
★ 8,5
★ 7,8JinggaNeon jingga
Lihat semua (5)KuningNeon kuning
Lihat semua (8)
★ 7,7
★ 7,3
★ 7,5
★ 8,6
★ 7,5
★ 7,0SenjaLampu senja
Lihat semua (19)
★ 8,5
★ 8,5
★ 8,4
★ 8,2
★ 7,4
★ 7,3HijauNeon hijau
Lihat semua (12)
★ 8,3
★ 7,6
★ 7,7
★ 8,8
★ 6,5
★ 8,4ToskaNeon toska
Lihat semua (9)
★ 7,8
★ 7,9
★ 8,4
★ 7,3
★ 8,2
★ 8,2Biru langitNeon biru langit
Lihat semua (31)
★ 8,6
★ 7,8
★ 7,9
★ 7,1
★ 7,9
★ 7,2Biru malamNeon biru malam
Lihat semua (21)
★ 8,2
★ 8,1
★ 7,6
★ 7,9
★ 8,3
★ 8,0PutihLampu putih
Lihat semua (20)
★ 8,8
★ 8,1
★ 7,4
★ 8,3
★ 7,0
★ 8,4MalamGelap malam
Lihat semua (14)
★ 8,3
★ 8,3
★ 8,3
★ 8,4
★ 8,1
★ 8,1Panduan Neonime
Neonime: sepuluh lampu neon
Kota yang menyala sesudah gelap
Siapa pun yang pernah melihat foto Tokyo pada malam hari mengenal pemandangan ini: gang sempit, hujan tipis, dan ratusan papan nama yang menyala merah, biru, hijau, dan merah jambu. Itulah lampu neon. Orang yang berjalan di sana memilih kedai menurut cahaya yang menarik matanya, jauh sebelum sempat membaca tulisannya.
Neonime, yang namanya memuat kata neon, menata anime dengan cara serupa. Tiap anime punya poster, dan tiap poster punya cahayanya sendiri. Ada yang menyala merah seperti api, ada yang biru seperti langit musim panas, ada yang putih bersih, dan ada yang gelap seperti lorong belakang. Di situs ini, 159 anime ditaruh di bawah sepuluh lampu menurut warna yang paling banyak mengisi posternya.
Setiap judul berdiri di bawah tepat satu lampu. Sembilan puluh delapan di antaranya serial dan enam puluh satu film. Nama warna tertulis di tiap poster. Gagasan ini diuraikan di Sepuluh lampu neon.
Tiap judul memiliki halaman sendiri dengan poster, sinopsis berbahasa Indonesia, daftar pengisi suara, jumlah episode atau durasi, dan rating. Tombol Tonton sekarang membuka judul itu di JustWatch, tempat layanan resmi untuk negara Anda ditampilkan. Pejalan malam yang baru tiba sebaiknya membaca Mulai di Neonime.
Mengapa warna? Karena poster anime dirancang untuk memikat dalam sekejap, dan warna adalah alatnya yang paling kuat. Perancang memilih merah untuk cerita yang panas, biru untuk yang lapang dan sendu, putih untuk yang jernih. Mengikuti warna berarti mengikuti janji yang dibuat poster itu kepada mata Anda.
Sepuluh papan di beranda
Bagian teratas beranda Neonime adalah deretan sepuluh papan lampu. Tiap papan berlatar gelap, dan garis tepi serta tulisannya menyala dalam warnanya sendiri, seperti papan nama kedai. Di tiap papan tertulis nama warna dan jumlah judulnya. Satu ketukan membawa Anda ke baris warna itu.
Di bawah deretan papan, tiap lampu mendapat satu baris berisi enam poster, yaitu enam poster yang paling pekat warnanya di bawah lampu itu. Baris merah tampak membara, baris hijau tampak rimbun, dan baris putih tampak terang. Tautan Lihat semua membuka seluruh isi lampu, tersusun menurut kepopuleran.
Sepuluh lampu dihimpun menjadi tiga kelompok. Lampu hangat memuat 52 judul dari neon merah, jingga, kuning, dan lampu senja. Lampu sejuk memuat 73 judul dari neon hijau, toska, biru langit, dan biru malam. Terang dan gelap memuat 34 judul dari lampu putih dan gelap malam. Lima puluh dua, tujuh puluh tiga, dan tiga puluh empat berjumlah seratus lima puluh sembilan.
Tiga daftar lain melengkapinya: Paling menyala dengan 33 poster yang separuhnya atau lebih terisi satu warna, Film anime dengan 61 film, dan Serial anime dengan 98 serial. Semuanya ada di halaman Lampu.
Bagaimana lampu sebuah anime dipilih
Pemilihan lampu dilakukan dengan mengukur, dan caranya sederhana. Poster tiap anime diperkecil menjadi tiga puluh kali empat puluh lima titik. Tiap titik diperiksa rona, kepekatan, dan kecerahannya, lalu dimasukkan ke salah satu warna. Sesudah semua titik digolongkan, warna dengan titik terbanyak menjadi lampu judul itu.
Ada dua pengecualian kecil. Bila sepertiga poster atau lebih berupa bidang gelap dan warna-warninya tipis, judul itu masuk gelap malam. Bila hampir separuh poster berupa bidang putih atau kelabu terang dan warna-warninya tipis, judul itu masuk lampu putih. Tiga poster yang unggul merah jambunya digabung ke neon merah, sebab jumlahnya terlalu sedikit untuk satu lampu.
Poster anime biasanya ramai: banyak tokoh, banyak rambut warna-warni, banyak efek jurus. Karena itu warna pemenang sering unggul tipis. Rata-rata bagian warna pemenang di seluruh Neonime adalah 36 persen. Tiga puluh tiga poster terisi satu warna separuhnya atau lebih, dan tujuh poster melampaui 70 persen. Uraian lengkapnya ada di Cara mengukur warna.
Neon merah: dua puluh poster yang membara
Neon merah menerangi dua puluh judul: tujuh belas serial dan tiga film. Rata-rata ratingnya 8,17, tertinggi di antara sepuluh lampu, dan enam belas judulnya memiliki rating 8,0 atau lebih. Merah adalah warna laga, darah, dan tekad, dan isi lampu ini sesuai dengan itu.
Poster terpekat di sini adalah Bleach (2004), 54 persen merah, disusul sebuah serial dari jagat Fate dengan 53 persen. Yona of the Dawn (2014), kisah putri berambut merah yang terusir dari istananya, 40 persen, dan Toilet-Bound Hanako-kun (2020) 39 persen. Candy Candy (1976), judul tertua di Neonime, menyala merah 34 persen berkat pita dan mawarnya.
Beberapa serial dengan rating tertinggi berdiri di bawah lampu ini. Hunter x Hunter (2011) dan Fighting Spirit (2000) sama-sama 8,7. Mob Psycho 100 (2016) 8,5. One-Punch Man (2015), Noblesse (2020), dan The Misfit of Demon King Academy (2020) sama-sama 8,4. Fullmetal Alchemist (2003), dengan jubah merah tokohnya, dan Gurren Lagann (2007) sama-sama 8,2.
Tiga film di bawah lampu merah adalah One Piece Film Red (2022), yang judulnya sendiri berarti merah, sebuah film Dragon Ball Z dari 1994, dan I Want to Eat Your Pancreas (2018), yang posternya penuh bunga sakura merah jambu. Soul Eater (2008), Fairy Tail (2009), dan Our Last Crusade or the Rise of a New World (2020) melengkapi deretan.
Neon jingga: lampu terkecil
Neon jingga hanya menerangi lima judul, lampu terkecil di Neonime. Jingga yang benar-benar menyala jarang menguasai poster anime, sebab warna itu biasanya dipakai untuk rambut, api, dan matahari terbenam yang hanya mengisi sebagian gambar.
Poster terpekat adalah Pokémon (1997), 45 persen jingga. Di bawahnya Dragon Ball Z: Dead Zone (1989) dengan 35 persen, lalu The God of High School (2020) dan Dr. STONE (2019) dengan 29 persen. Slam Dunk (1993), dengan warna bola basket dan rambut merah tokohnya, 23 persen.
Empat dari lima judul ini memiliki rating 8,0 atau lebih, dan Slam Dunk, dengan 8,7, adalah yang tertinggi. Jingga adalah warna semangat, dan kelima judul di sini memang bercerita tentang orang yang pantang surut.
Neon kuning: warna Bola Naga
Neon kuning menerangi delapan judul: lima film dan tiga serial. Lima dari delapan judul itu berasal dari Dragon Ball, dan sebabnya mudah ditebak: rambut pirang menyala para petarungnya saat mengeluarkan seluruh tenaga.
Poster terpekat adalah serial Doraemon dari 1979, 61 persen kuning, dengan latar kuning cerah di belakang robot kucing biru. Dragon Ball Z: Wrath of the Dragon (1995) menyusul dengan 58 persen. From Up on Poppy Hill (2011) dari Studio Ghibli, 41 persen, memakai kuning hangat cahaya sore.
My Hero Academia (2016), dengan rating 8,6, adalah satu-satunya judul di lampu ini dengan rating 8,0 atau lebih. Dragon Ball Z Kai (2009), Dragon Ball Z: Super Android 13! (1992), Dragon Ball Z: Fusion Reborn (1995), dan sebuah film tentang kebangkitan musuh lama dari 2015 melengkapinya. Rata-rata rating lampu ini 7,51, terendah di Neonime, sebab banyak film pendeknya.
Lampu senja: cahaya redup yang hangat
Lampu senja menerangi sembilan belas judul: sebelas serial dan delapan film. Senja di sini berarti jingga dan cokelat yang redup: warna kulit, kayu, debu, dan cahaya sore. Banyak poster ramai jatuh ke lampu ini, sebab wajah para tokohnya sendiri berwarna hangat.
Poster terpekat adalah Violet Evergarden (2018), 68 persen, dengan nuansa keemasan surat-surat lama. Black Clover (2017) menyusul dengan 53 persen dan My Love Story!! (2015) dengan 39 persen. Ketiganya memiliki rating 8,4 atau lebih.
Rating tertinggi di bawah lampu ini dimiliki Fullmetal Alchemist: Brotherhood (2009) dengan 8,7, walau senja di posternya hanya unggul tipis, 14 persen. SPY x FAMILY (2022) 8,5, sebuah serial pasukan pembasmi monster raksasa dari 2024 memiliki 8,4, dan Josee, the Tiger and the Fish (2020) 8,2.
Empat film Dragon Ball Z, dua film My Hero Academia, The Boy and the Heron (2023), Ranking of Kings (2021), Inazuma Eleven (2008), dan dua serial Captain Tsubasa ikut berdiri di sini. Rata-rata bagian warna di lampu ini hanya 25 persen, terendah di Neonime: senja adalah warna yang menang diam-diam.
Empat lampu hangat sebagai satu kelompok
Neon merah, jingga, kuning, dan lampu senja membentuk kelompok Lampu hangat: 52 judul, 35 serial dan 17 film. Rata-rata ratingnya 7,97, dan 32 judulnya memiliki rating 8,0 atau lebih.
Kelompok ini adalah rumah cerita laga. Dua belas dari dua puluh judul Dragon Ball berdiri di sini, bersama Bleach, Hunter x Hunter, One-Punch Man, Black Clover, dan dua serial Fullmetal Alchemist. Warna hangat pada poster hampir selalu berarti tenaga: api, ledakan, kulit yang berkeringat, dan matahari di belakang punggung sang pahlawan.
Studio Ghibli, yang filmnya tenang, hampir absen dari kelompok ini: hanya dua dari sembilan belas filmnya berdiri di bawah lampu hangat. Bila malam ini Anda ingin tontonan yang membakar semangat, nyalakan lampu hangat. Panduannya ada di Panduan lampu hangat.
Neon hijau: rimbun dan tenang
Neon hijau menerangi dua belas judul: tujuh film dan lima serial. Hijau di poster anime hampir selalu berarti alam: hutan, taman, padang rumput. Rata-rata bagian warnanya 42 persen, tinggi untuk ukuran Neonime.
Tiga poster di sini termasuk yang paling pekat di seluruh situs. Sebuah film pendek tentang hutan musim panas dari 2011 terisi hijau 81 persen. The Garden of Words (2013), dengan taman kota di musim hujan, 79 persen. Arrietty (2010), kisah manusia mungil di bawah lantai rumah, 73 persen, dengan daun-daun raksasa di sekeliling tokohnya.
Frieren: Beyond Journey's End (2023), dengan rating 8,8 yang tertinggi di Neonime bersama One Piece, berdiri di bawah lampu hijau dengan 51 persen: seorang penyihir elf di padang bunga. Wolf Children (2012), Mushi-Shi (2005), dan Dragon Ball Z (1989) juga memiliki rating 8,1 atau lebih.
Tiga film Studio Ghibli berdiri di sini: Arrietty, Tales from Earthsea (2006), dan Pom Poko (1994). The Castle of Cagliostro (1979), Shangri-La Frontier (2023), dan Super Dragon Ball Heroes (2018) melengkapi lampu ini.
Neon toska: antara hijau dan biru
Neon toska menerangi sembilan judul: enam serial dan tiga film. Toska adalah hijau kebiruan, warna laut dangkal dan langit sebelum hujan.
Satu poster menguasai lampu ini: The Wind Rises (2013), 70 persen toska, dengan langit luas tempat sebuah pesawat kertas melayang. Di bawahnya The Boy and the Beast (2015) dengan 34 persen dan A Silent Voice: The Movie (2016), dengan rating 8,4 yang tertinggi di lampu ini, 32 persen.
Enam serialnya adalah Noragami (2014), Guilty Crown (2011), Teasing Master Takagi-san (2018), Dragon Ball Super (2015), Dragon Ball GT (1996), dan serial Doraemon yang dimulai pada 2005. Lima dari sembilan judul di sini memiliki rating 8,0 atau lebih.
Neon biru langit: lampu terbesar
Neon biru langit menerangi 31 judul, lampu terbesar di Neonime: delapan belas serial dan tiga belas film. Hampir seperlima seluruh anime di sini memakai langit biru terang sebagai warna utamanya. Langit musim panas adalah latar kesayangan anime: di bawahnya anak-anak berlari, bersepeda, dan jatuh cinta.
Poster terpekat adalah Your Lie in April (2014), 73 persen, dengan seorang pemain biola di depan langit lapang. Lalu sederet film: The Girl Who Leapt Through Time (2006) dengan 69 persen, Whisper of the Heart (1995) dengan 66 persen, The Cat Returns (2002) dengan 64 persen, When Marnie Was There (2014), Mary and The Witch's Flower (2017), Mirai (2018), serta Your Name. (2016) dan Kiki's Delivery Service (1989), keduanya tepat di sekitar separuh.
Lima film Studio Ghibli berdiri di sini, jumlah terbanyak di antara semua lampu. Makoto Shinkai, sutradara yang terkenal dengan langitnya, hadir lewat Your Name. dan Weathering with You (2019).
Di antara serialnya, The Fragrant Flower Blooms with Dignity (2025) dan The Apothecary Diaries (2023) sama-sama memiliki rating 8,7, tertinggi di lampu ini. InuYasha (2000) 8,6, Golden Time (2013), Naruto Shippūden (2007), dan Saint Seiya (1986) sama-sama 8,5. Dragon Ball (1986), Digimon: Digital Monsters (1999), Kuroko's Basketball (2012), 86 EIGHTY-SIX (2021), dan serial Captain Tsubasa pertama ikut di sini. Tujuh belas dari 31 judulnya memiliki rating 8,0 atau lebih.
Warna dan empat musim
Anime sangat peka terhadap musim, dan warna poster sering menirunya. Biru langit adalah warna musim panas Jepang: awan putih menggumpal, langit tinggi, dan suara tonggeret. Banyak kisah remaja berlangsung pada liburan musim panas, dan itulah sebabnya neon biru langit menjadi lampu terbesar.
Merah jambu adalah warna musim semi, saat bunga sakura mekar dan tahun ajaran baru dimulai. Di Neonime warna itu hanya memimpin tiga poster, tetapi hadir sebagai hiasan di banyak poster lain di bawah lampu putih dan biru langit. Warna senja, cokelat dan jingga yang redup, adalah warna musim gugur dan sore hari sepulang sekolah.
Putih adalah warna musim dingin dan salju, juga warna kertas kosong. Hijau adalah warna awal musim panas, saat hujan panjang membuat taman dan hutan paling rimbun; The Garden of Words berlangsung tepat pada musim hujan itu. Dengan begitu, memilih lampu di Neonime kadang terasa seperti memilih musim.
Neon biru malam: langit sesudah matahari turun
Neon biru malam menerangi 21 judul: tiga belas serial dan delapan film. Rata-rata ratingnya 8,1, tertinggi kedua di antara sepuluh lampu, dan lima belas judulnya memiliki rating 8,0 atau lebih. Biru gelap adalah warna malam berbintang, laut dalam, dan rahasia.
Poster terpekat adalah Charlotte (2015), 62 persen, dengan langit malam penuh komet. Tower of God (2020) menyusul dengan 45 persen, Belle (2021) dengan 44 persen, dan Suzume (2022) dengan 40 persen. BLUE LOCK (2022), yang namanya sendiri memuat kata biru, 38 persen.
Tiga film Studio Ghibli berdiri di bawah lampu ini: Castle in the Sky (1986), Ponyo (2008) dengan laut dalamnya, dan Howl's Moving Castle (2004), yang ratingnya 8,4. Dua film Dragon Ball yang lebih baru, Dragon Ball Super: Broly (2018) dan Dragon Ball Super: Super Hero (2022), juga memilih latar gelap kebiruan, berbeda dari film-film lamanya yang kuning.
Serialnya beragam: Digimon Tamers (2001) dengan rating 8,6, SK8 the Infinity (2021) dan Delicious in Dungeon (2024) dan Classroom of the Elite (2017) dengan 8,4, Beyblade Burst (2016) dan Saint Seiya: The Lost Canvas (2009) dengan 8,3, serta Gintama (2006), Toradora! (2008), dan My Teen Romantic Comedy SNAFU (2013) dengan 8,2.
Empat lampu sejuk sebagai satu kelompok
Neon hijau, toska, biru langit, dan biru malam membentuk kelompok Lampu sejuk: 73 judul, kelompok terbesar di Neonime, dengan 42 serial dan 31 film. Rata-rata ratingnya 7,99, dan 43 judulnya memiliki rating 8,0 atau lebih.
Hampir separuh seluruh anime di situs ini berdiri di bawah lampu sejuk, dan sebabnya adalah langit. Poster anime gemar menaruh tokohnya di depan langit lapang, siang ataupun malam, dan langit itu sering mengisi lebih banyak titik daripada tokohnya sendiri. Dua belas dari sembilan belas film Studio Ghibli berdiri di kelompok ini.
Lebih dari separuh film di Neonime, 31 dari 61, berdiri di bawah lampu sejuk. Film layar lebar menyukai pemandangan luas, dan pemandangan luas berarti langit, laut, dan hutan. Bila Anda mencari tontonan yang lapang dan menenangkan, mulailah di sini. Panduannya ada di Panduan lampu sejuk.
Lampu putih: bersih dan terang
Lampu putih menerangi dua puluh judul: dua belas serial dan delapan film. Poster putih adalah poster dengan latar kosong, tempat tokoh berdiri sendirian dan mata langsung tertuju kepadanya. Rata-rata bagian warnanya 58 persen, tertinggi di Neonime: bila perancang memilih putih, ia memilihnya dengan mantap.
Poster terpekat di seluruh situs berdiri di sini: One Piece (1999), 84 persen putih, dengan lambang tengkorak bertopi jerami di tengah bidang kosong. The Tale of The Princess Kaguya (2013), 79 persen, meniru lukisan tinta di atas kertas. Only Yesterday (1991), 70 persen, dan My Neighbors the Yamadas (1999), 66 persen, juga memakai kertas kosong sebagai latar.
Keluarga Naruto menyukai putih: Naruto (2002) 63 persen, Boruto: Naruto the Movie (2015) 60 persen, dan Boruto: Naruto Next Generations (2017) 49 persen. Princess Mononoke (1997), dengan serigala putih raksasanya, 59 persen. Maquia: When the Promised Flower Blooms (2018) 60 persen.
Komedi romantis sekolah adalah penghuni setia lampu ini: TONIKAWA: Over the Moon for You (2020), Maid Sama! (2010), From Me to You: Kimi ni Todoke (2009), Anohana: The Flower We Saw That Day (2011), dan sebuah komedi tentang gadis pemalu yang ingin punya seratus teman. Haikyu!! (2014), dengan rating 8,6, Steins;Gate (2011), My Happy Marriage (2023), dan TSUKIMICHI -Moonlit Fantasy- (2021) juga di sini. Empat belas dari dua puluh judulnya memiliki rating 8,0 atau lebih.
Dua biru, dua rasa
Neonime memisahkan biru menjadi dua lampu, dan pemisahan itu disengaja. Biru terang dan biru gelap memberi rasa yang sangat berbeda, walau ronanya sama. Biru langit adalah siang hari: terbuka, ringan, penuh harapan. Biru malam adalah sesudah matahari turun: megah, sunyi, dan sedikit rahasia.
Perbedaan itu terlihat pada isinya. Di bawah biru langit berdiri tiga belas film dan delapan belas serial tentang masa muda, dari Whisper of the Heart sampai Golden Time. Di bawah biru malam berdiri istana yang berjalan, kota di awan, menara ujian, dan pusat latihan sepak bola yang terkurung. Lima puluh dua judul bersama-sama, hampir sepertiga isi Neonime, berdiri di bawah dua lampu biru itu.
Batas antara keduanya ditentukan oleh kecerahan tiap titik gambar. Poster dengan langit siang jatuh ke biru langit, dan poster dengan langit petang atau laut dalam jatuh ke biru malam. Bila Anda menyukai biru tetapi bingung memilih, tanyakan kepada diri sendiri: malam ini ingin merasa ringan, atau ingin merasa kecil di bawah bintang?
Gelap malam: lorong di belakang lampu
Gelap malam menaungi empat belas judul: sembilan serial dan lima film. Di tiap kota neon ada lorong yang lampunya padam, dan di sanalah poster-poster ini berdiri. Sepertiga gambarnya atau lebih berupa bidang hitam, dan warna-warninya hanya percikan.
Poster tergelap adalah MASHLE: MAGIC AND MUSCLES (2023), 57 persen hitam, disusul Yu-Gi-Oh! Duel Monsters (2000) dengan 48 persen, Fire Force (2019) dengan 44 persen, dan Code Geass: Lelouch of the Rebellion (2006) dengan 43 persen. Hitam di sini berarti ancaman, rahasia, dan wibawa.
Kejutan di lorong ini adalah My Neighbor Totoro (1988), 43 persen gelap. Poster yang dipakai memperlihatkan adegan terkenal di halte bus pada malam berhujan, sehingga film paling ceria milik Studio Ghibli berdiri di tempat paling gelap. Kejutan lain adalah Kaguya-sama: Love Is War (2019), komedi romantis yang posternya bergaya drama serius.
Dua belas dari empat belas judul di sini memiliki rating 8,0 atau lebih. Yu Yu Hakusho (1992) dan versi pertama Shaman King sama-sama 8,5. Sword Art Online (2012), My Hero Academia: Heroes Rising (2019), To Your Eternity (2021), dan Look Back (2024) memiliki 8,1 atau 8,2. The Last: Naruto the Movie (2014) dan Batman Ninja (2018) melengkapi lorong.
Terang dan gelap sebagai satu kelompok
Lampu putih dan gelap malam membentuk kelompok Terang dan gelap: 34 judul, 21 serial dan 13 film. Rata-rata ratingnya 8,06, tertinggi di antara tiga kelompok, dan 26 judulnya memiliki rating 8,0 atau lebih.
Poster di kelompok ini adalah yang paling tegas. Rata-rata bagian warna utamanya 51 persen, jauh di atas lampu hangat yang 29 persen dan lampu sejuk yang 35 persen. Latar kosong, putih atau hitam, adalah pilihan perancang yang percaya diri: tokoh dan judul sudah cukup, hiasan lain disingkirkan.
Jagat Dragon Ball sama sekali absen dari kelompok ini: dua puluh posternya selalu penuh warna. Sebaliknya, serial yang sangat terkenal seperti One Piece dan Naruto justru berdiri di bawah lampu putih, seolah-olah namanya saja sudah cukup. Panduannya ada di Panduan terang dan gelap.
Paling menyala: tiga puluh tiga poster satu warna
Daftar Paling menyala mengumpulkan anime yang posternya terisi satu warna separuhnya atau lebih. Ada 33 judul di dalamnya, kira-kira satu dari lima. Delapan belas di antaranya film dan lima belas serial.
Di puncaknya One Piece dengan 84 persen putih, lalu film hutan musim panas dengan 81 persen hijau, The Tale of The Princess Kaguya dengan 79 persen putih, dan The Garden of Words dengan 79 persen hijau. Your Lie in April dan Arrietty sama-sama 73 persen, masing-masing biru langit dan hijau.
Menurut lampu, pembagiannya begini: tiga belas dari lampu putih, tujuh dari neon biru langit, empat dari neon hijau, masing-masing dua dari neon merah, neon kuning, dan lampu senja, serta masing-masing satu dari neon toska, biru malam, dan gelap malam. Neon jingga berdiri di luar daftar ini, sebab poster terpekatnya hanya 45 persen.
Sembilan dari sembilan belas film Studio Ghibli masuk daftar ini. Poster Ghibli memang gemar memakai satu bidang warna yang luas, langit atau rumput atau kertas, dengan tokoh kecil di tengahnya. Film pada umumnya lebih sering masuk daftar ini daripada serial, sebab poster film dirancang seperti lukisan, sedangkan poster serial sering harus memuat semua tokohnya. Panduannya ada di Panduan paling menyala.
Studio Ghibli di bawah delapan lampu
Sembilan belas film Studio Ghibli tersebar di delapan dari sepuluh lampu, dan sebarannya menceritakan selera studio itu. Lima berdiri di bawah neon biru langit, empat di bawah lampu putih, tiga di bawah neon hijau, dan tiga di bawah neon biru malam. Empat lampu lain masing-masing mendapat satu: kuning, senja, toska, dan gelap malam.
Dua lampu sama sekali kosong dari Ghibli: neon merah dan neon jingga. Studio ini jarang memakai warna panas untuk memikat penonton. Posternya menjanjikan ketenangan: langit, rumput, air, dan kertas. Dua belas dari sembilan belas filmnya berdiri di kelompok lampu sejuk.
Bagi penonton, sebaran ini berguna sebagai petunjuk rasa. Film Ghibli di bawah biru langit, seperti Whisper of the Heart dan Kiki's Delivery Service, adalah kisah tumbuh dewasa yang ringan. Yang di bawah hijau, seperti Arrietty dan Pom Poko, dekat dengan alam. Yang di bawah putih, seperti Only Yesterday dan The Tale of The Princess Kaguya, karya Isao Takahata yang bergaya lukisan. Pembahasannya ada di Warna dan studio.
Dragon Ball di bawah delapan lampu
Dua puluh judul Dragon Ball juga tersebar di delapan lampu, tetapi lampunya lain. Lima berdiri di bawah neon kuning, empat di bawah lampu senja, dan masing-masing dua di bawah neon merah, hijau, toska, biru langit, dan biru malam. Satu berdiri di bawah neon jingga.
Dua belas dari dua puluh judul itu berada di kelompok hangat. Poster Dragon Ball penuh rambut emas, kilatan tenaga, dan kulit yang terbakar matahari. Lampu putih dan gelap malam kosong dari keluarga ini: bidang kosong jarang ada di jagat yang sesibuk itu.
Perjalanan waktunya pun terlihat. Film-film lama dari awal 1990-an kebanyakan kuning dan senja. Dua film terbaru, dari 2018 dan 2022, berpindah ke biru malam, mengikuti selera masa kini yang menyukai latar gelap dan mewah. Dengan melihat warna poster saja, Anda bisa menebak zaman sebuah judul Dragon Ball.
Warna dan jenis cerita
Apakah warna poster memberi tahu jenis ceritanya? Di Neonime, jawabannya sering ya. Neon merah dihuni cerita laga dan kekuatan gaib: Bleach, Hunter x Hunter, Soul Eater, One-Punch Man. Dari dua puluh judulnya, hanya segelintir yang berupa drama tenang.
Neon biru langit dihuni kisah remaja dan keseharian: Your Lie in April, Golden Time, Whisper of the Heart, Your Name. Lampu putih dihuni komedi romantis sekolah dan serial yang sangat terkenal. Neon hijau dihuni cerita yang dekat dengan alam dan berjalan pelan, seperti Mushi-Shi dan Wolf Children.
Gelap malam dihuni cerita dengan siasat dan bahaya: Code Geass, Yu-Gi-Oh!, Fire Force. Neon biru malam berada di antaranya, memuat fantasi megah seperti Howl's Moving Castle di samping drama sekolah seperti Toradora!.
Pola ini berguna, dan tetap perlu dipakai dengan longgar. Poster dirancang untuk menarik perhatian, dan kadang memilih warna yang berlawanan dengan isi cerita supaya menonjol. My Neighbor Totoro di lorong gelap adalah contohnya. Pembahasannya ada di Warna dan jenis cerita.
Warna dan zaman
Warna poster anime berubah bersama zaman. Dua lampu di Neonime jelas lebih tua daripada yang lain: neon kuning, dengan rata-rata tahun tayang 2002, dan neon jingga, dengan 2004. Poster lama dicetak dengan warna dasar yang terang dan rata, dan kuning serta jingga adalah kegemaran masa itu.
Neon hijau dan biru langit berada di tengah, dengan rata-rata 2007. Lampu yang paling muda adalah lampu senja dan neon biru malam, sama-sama dengan rata-rata 2013. Sejak poster dikerjakan di komputer, perancang gemar memakai gradasi halus, cahaya temaram, dan latar malam yang mewah.
Neon merah, toska, lampu putih, dan gelap malam sama-sama berpusat di 2011. Rentang terlebar dimiliki neon merah, dari Candy Candy tahun 1976 sampai Dragon Ball DAIMA tahun 2024, hampir setengah abad di bawah satu warna. Pembahasannya ada di Warna dan zaman.
Warna para sutradara film
Tiga sutradara film paling terkenal di Neonime ternyata punya kegemaran warna yang jelas. Kelima film Mamoru Hosoda berdiri di kelompok lampu sejuk: The Girl Who Leapt Through Time dan Mirai di bawah biru langit, The Boy and the Beast di bawah toska, Wolf Children di bawah hijau, dan Belle di bawah biru malam.
Empat film Makoto Shinkai pun seluruhnya sejuk: Your Name. dan Weathering with You di bawah biru langit, Suzume di bawah biru malam, dan The Garden of Words di bawah hijau. Sutradara yang terkenal dengan langit dan hujan itu memang jarang memakai warna panas di posternya.
Sepuluh film Hayao Miyazaki lebih tersebar, tetapi tujuh di antaranya juga sejuk: tiga di bawah biru malam, dua di bawah biru langit, satu di bawah hijau, dan satu di bawah toska. Tiga sisanya berdiri di bawah lampu putih, lampu senja, dan gelap malam. Dari sembilan belas film ketiga sutradara itu, enam belas berdiri di bawah lampu sejuk.
Dua lampu yang padam
Ada dua warna yang sering terlihat di poster anime tetapi hampir selalu kalah dalam hitungan, yaitu ungu dan merah jambu. Ungu muncul di banyak poster sebagai bayangan, langit senja, atau aura jurus, tetapi di semua 159 poster ungu selalu kalah jumlah dari warna lain. Karena itu Neonime menyala dengan sepuluh lampu, dan lampu ungu tetap padam.
Merah jambu sedikit lebih beruntung. Tiga poster dipimpin warna itu: Noblesse, I Want to Eat Your Pancreas, dan Mob Psycho 100. Tiga judul terlalu sedikit untuk satu lampu, jadi ketiganya dititipkan ke neon merah, kerabat terdekatnya. Bila kelak kumpulan anime di sini bertambah, lampu merah jambu mungkin akan dinyalakan sendiri.
Warna dan rating
Bila sepuluh lampu dijajarkan menurut rata-rata rating, urutannya begini: neon merah 8,17, neon biru malam 8,1, lampu putih 8,07, gelap malam 8,06, neon jingga 8,03, neon toska dan biru langit sama-sama 7,98, lampu senja 7,94, neon hijau 7,83, dan neon kuning 7,51.
Selisihnya kecil, kecuali untuk neon kuning. Lampu itu rendah karena lima dari delapan judulnya film pendek, dan film dinilai lebih ketat daripada serial. Neon hijau juga lebih banyak filmnya daripada serialnya. Di ujung lain, neon merah tinggi karena tujuh belas dari dua puluh judulnya serial panjang dengan penggemar yang setia.
Dengan kata lain, warna itu sendiri hampir netral terhadap mutu. Anime yang baik ada di bawah setiap lampu: seratus satu dari 159 judul memiliki rating 8,0 atau lebih, dan tiap lampu menyimpan paling sedikit satu. Rata-rata seluruh Neonime adalah 8,0.
Dua judul dengan rating tertinggi, One Piece dan Frieren: Beyond Journey's End dengan 8,8, berdiri di bawah lampu yang sangat berbeda: yang pertama di bawah lampu putih, yang kedua di bawah neon hijau.
Poster film dan poster serial
Pengukuran warna memperlihatkan perbedaan antara poster film dan poster serial. Rata-rata bagian warna utama pada poster film adalah 40 persen, sedangkan pada poster serial 34 persen. Poster film lebih sering berupa satu pemandangan besar dengan satu atau dua tokoh. Poster serial lebih sering berupa kumpulan tokoh yang berdesakan, sebab penggemar ingin melihat semua jagoannya.
Sebaran di lampu pun berbeda. Neon merah hampir seluruhnya serial, tujuh belas dari dua puluh. Neon hijau dan neon kuning lebih banyak filmnya. Neon biru langit memuat tiga belas film, jumlah terbanyak di antara semua lampu.
Bila Anda hanya punya satu malam dan ingin film, nyalakan neon biru langit, neon hijau, atau lampu putih. Bila Anda ingin serial untuk menemani beberapa pekan, neon merah dan neon biru malam menyediakan pilihan terbanyak.
Lampu mana untuk malam ini
Pejalan malam memilih gang menurut suasana hatinya, dan Anda bisa memilih lampu dengan cara yang sama. Hati sedang butuh tenaga? Nyalakan neon merah atau jingga: Hunter x Hunter, Fighting Spirit, dan Slam Dunk akan membangunkan Anda.
Ingin tenang dan lapang? Nyalakan neon hijau atau biru langit. The Garden of Words, Mushi-Shi, dan Whisper of the Heart berjalan pelan dan indah. Ingin tertawa ringan? Lampu putih penuh komedi romantis, dari Maid Sama! sampai TONIKAWA.
Ingin sesuatu yang megah untuk akhir pekan? Neon biru malam menyediakan Howl's Moving Castle, Castle in the Sky, dan Suzume. Ingin ketegangan dan siasat? Masuklah ke gelap malam untuk Code Geass. Dan bila Anda rindu masa kecil, neon kuning menyimpan Doraemon dan film-film Dragon Ball Z lama. Kiat lengkapnya ada di Warna dan suasana hati.
Satu keluarga cerita, beberapa lampu
Di Neonime, serial dan film dari cerita yang sama sering berpencar, sebab tiap posternya dirancang sendiri-sendiri. Keluarga Naruto adalah contoh yang baik. Serial pertamanya dan dua judul Boruto berdiri di bawah lampu putih, Naruto Shippūden di bawah neon biru langit, film penutupnya di gelap malam, dan film saljunya di bawah neon biru malam.
My Hero Academia berpencar di tiga lampu: serialnya di bawah neon kuning, dua filmnya di bawah lampu senja, dan satu filmnya di gelap malam. Dua serial Fullmetal Alchemist terpisah: yang pertama di bawah neon merah, yang kedua di bawah lampu senja. Dua serial Doraemon pun berpisah, satu kuning dan satu toska.
Tiga serial Captain Tsubasa memperlihatkan perubahan zaman: versi 1983 di bawah biru langit yang cerah, dan dua versi berikutnya di bawah lampu senja. One Piece berdiri di bawah lampu putih, sedangkan filmnya, sesuai judulnya, di bawah neon merah. Mengikuti satu keluarga dari lampu ke lampu adalah cara yang menyenangkan untuk menjelajah.
Seberapa ramai poster anime
Angka bagian warna juga menceritakan seberapa ramai sebuah poster. Di ujung yang tenang ada poster yang hampir seluruhnya satu warna, seperti One Piece dengan 84 persen putih. Di ujung yang ramai ada poster yang warna pemenangnya hanya mengisi sepersepuluh gambar.
Poster teramai di Neonime adalah Dragon Ball DAIMA: merah menang dengan hanya 10 persen, sebab puluhan tokoh kecil berwarna-warni memenuhi gambar. Mob Psycho 100 menang dengan 13 persen, dan Fullmetal Alchemist: Brotherhood dengan 14 persen. Di poster semacam itu, hampir setiap warna hadir dan pemenangnya ditentukan selisih tipis.
Menurut lampu, yang paling tenang adalah lampu putih, dengan rata-rata bagian 58 persen, lalu neon hijau dengan 42 persen dan gelap malam dengan 41 persen. Yang paling ramai adalah lampu senja dengan 25 persen dan neon merah dengan 29 persen. Cerita laga dengan banyak tokoh menghasilkan poster ramai, dan cerita tenang menghasilkan poster lapang.
Bila Anda menyukai poster yang bersih dan lapang, daftar Paling menyala adalah tempat memulai. Bila Anda menyukai poster yang penuh sesak dengan tokoh, gulirlah sampai ujung belakang neon merah atau lampu senja.
Yang perlu diketahui tentang pengukuran
Warna tiap poster diukur pada 13 Oktober 2026 dari poster utama yang tersedia di TMDB hari itu. Sebuah anime biasanya punya banyak poster: satu untuk tiap musim, satu untuk rilis cakram, satu untuk pasar luar negeri. Neonime mengukur satu saja, yaitu poster yang Anda lihat di halaman judul.
Karena itu lampu di sini adalah lampu poster, dan warna animenya sendiri bisa lain. One Piece adalah serial yang sangat berwarna, penuh laut biru dan baju merah, tetapi poster utamanya memilih latar putih polos. My Neighbor Totoro penuh hijau pedesaan, tetapi posternya memilih malam berhujan. Kejutan semacam itu bagian dari kesenangan.
Hitungan memperlakukan semua titik sama rata, sedangkan mata manusia lebih memperhatikan wajah dan judul. Sebuah poster dengan tokoh berambut merah menyala di depan langit biru luas akan masuk biru langit, walau mata Anda mungkin lebih mengingat merahnya. Anggaplah lampu sebagai warna latar dan suasana.
Sesudah dihitung, semua poster dijajarkan menurut lampunya dan diperiksa dengan mata. Enam poster di tiap baris beranda adalah yang paling pekat, sehingga baris itu selalu tampak seragam. Makin ke belakang di sebuah lampu, makin tipis kemenangan warnanya, dan itu wajar untuk poster yang ramai.
Warna di layar Anda
Cahaya yang Anda lihat bergantung juga pada layar. Mode malam atau penyaring cahaya biru di ponsel membuat semua poster tampak lebih hangat, sehingga neon biru langit sedikit kehijauan dan lampu putih sedikit kekuningan. Bila ingin melihat warna seperti saat diukur, matikan penyaring itu sebentar.
Latar gelap Neonime dipilih supaya warna poster menonjol, seperti lampu neon yang paling indah dilihat sesudah matahari terbenam. Nama warna selalu tertulis di papan, di poster, dan di halaman judul, sehingga pengunjung yang sulit membedakan warna tetap dapat memilih lampu dari namanya.
Jalan-jalan sepuluh malam
Bila Anda ingin menyusuri seluruh gang dalam sepuluh malam, satu lampu tiap malam, berikut satu susunan. Malam pertama, neon merah: beberapa episode Hunter x Hunter. Malam kedua, neon jingga: Dr. STONE. Malam ketiga, neon kuning: My Hero Academia. Malam keempat, lampu senja: Violet Evergarden.
Malam kelima, neon hijau: The Garden of Words, yang selesai dalam 46 menit. Malam keenam, neon toska: A Silent Voice. Malam ketujuh, neon biru langit: Your Name. Malam kedelapan, neon biru malam: Howl's Moving Castle.
Malam kesembilan, lampu putih: The Tale of The Princess Kaguya atau beberapa episode Haikyu!!. Malam kesepuluh, gelap malam: Code Geass. Sepuluh judul itu semuanya memiliki rating 7,6 atau lebih, empat di antaranya film, dan bersama-sama memperlihatkan betapa beragamnya anime.
Sesudah sepuluh malam, biasanya sudah jelas lampu mana yang paling sering Anda datangi. Banyak penonton baru menyadari warna kesayangannya sesudah melihat daftar tontonannya sendiri.
Sedikit tentang cara poster anime dirancang
Poster utama sebuah anime, yang di Jepang disebut gambar kunci, biasanya dilukis khusus oleh perancang tokoh atau direktur animasinya. Gambar itu diumumkan berbulan-bulan sebelum tayang dan menjadi wajah judul tersebut di mana-mana, dari stasiun kereta sampai sampul majalah.
Warna dipilih dengan sengaja. Serial laga memilih warna panas dan garis miring supaya terasa bergerak. Kisah keseharian memilih langit lapang dan cahaya lembut. Komedi memilih latar polos supaya raut muka tokohnya terbaca. Film layar lebar memilih satu pemandangan yang bisa dipandangi lama.
Itu sebabnya mengelompokkan anime menurut warna poster ternyata masuk akal. Warna adalah keputusan para pembuatnya tentang rasa apa yang ingin mereka janjikan, dan sepuluh lampu Neonime mengumpulkan janji-janji yang serupa di satu tempat.
Pencarian di Neonime
Kotak pencarian Neonime berada di bilah atas dan menerima judul, nama pengisi suara, nama sutradara, serta tahun. Ketik "Totoro" dan filmnya muncul dengan tulisan Malam di posternya. Ketik "Shinkai" dan empat film sang sutradara berbaris, tiga di bawah lampu biru dan satu di bawah neon hijau.
Judul Jepang dalam huruf Latin dan judul bahasa Inggris sama-sama dikenali, dan kata tambahan seperti nonton, sub indo, atau batch di sekitar judul diabaikan. Serial dapat ditelusuri sampai ke musimnya di halaman judul.
Kiat lengkapnya ada di Pencarian. Halaman A–Z menjajarkan 159 judul menurut abjad, dan halaman Semua anime menurut kepopuleran.
Isi halaman judul
Halaman judul di Neonime dibuka dengan poster besar, supaya Anda bisa melihat sendiri warna yang menaruhnya di bawah lampunya. Di sampingnya tertulis judul, tahun tayang, rating, dan genre. Untuk serial tertulis jumlah musim dan episode, dan untuk film tertulis durasinya.
Sinopsis berbahasa Indonesia ditulis ringkas dan menjaga kejutan cerita. Di bawahnya tertulis sutradara, pengisi suara utama, dan studio pembuatnya. Lampu judul itu tertulis sebagai tautan, dan deretan Judul serupa di bagian bawah menampilkan tetangga dari lampu yang sama.
Tombol Tonton sekarang bekerja bersama pilihan negara. Pilih negara Anda, tekan tombolnya, dan JustWatch terbuka pada judul itu, memperlihatkan layanan resmi yang menayangkannya. Neonime adalah panduan untuk memilih tontonan, dan penayangan dilakukan oleh layanan resmi tersebut.
Bahasa dan subtitle
Semua anime di Neonime berbahasa asli Jepang dan memiliki sinopsis berbahasa Indonesia. Ketersediaan teks terjemahan bahasa Indonesia ditentukan oleh layanan resmi yang menayangkan tiap judul. Sesudah menekan Tonton sekarang, periksalah pilihan bahasa di halaman layanan itu. Keterangannya ada di Bahasa dan subtitle.
Daftar Saya: papan lampu pribadi
Tombol Daftar Saya di halaman judul menyimpan anime itu ke daftar pribadi. Di Neonime, daftar ini seperti papan lampu milik Anda sendiri: kumpulkan satu judul dari tiap warna, sepuluh judul seluruhnya, dan papan Anda menyala lengkap.
Daftar itu tersimpan di peramban perangkat Anda, bebas dari akun dan kata sandi. Ponsel dan laptop menyimpan papannya masing-masing. Tekan tombol yang sama sekali lagi untuk mengeluarkan judul. Catat judul penting sebelum membersihkan data peramban. Keterangannya ada di Panduan Daftar Saya.
Neonime di ponsel
Di layar ponsel, sepuluh papan lampu tersusun dua per baris dan tetap menyala dalam warnanya masing-masing. Baris poster digeser ke samping dengan jari, dan nama warna tetap terbaca di tiap poster. Menu dan kotak pencarian dibuka lewat tombol di sudut atas.
Halaman gelap Neonime nyaman di mata pada malam hari dan hemat baterai di layar jenis OLED. Poster dimuat saat mendekati layar supaya kuota terpakai hemat. Lewat menu peramban, pilihan Tambahkan ke layar utama menaruh Neonime di samping aplikasi lain. Kiat lain ada di Neonime di ponsel.
Tiga puluh detik untuk memilih
Neonime dirancang supaya memilih tontonan terasa secepat memilih kedai di gang neon. Lima detik pertama: lihat sepuluh papan dan rasakan warna mana yang menarik. Lima detik berikutnya: ketuk papan itu dan pandang enam poster di barisnya. Sepuluh detik: buka satu poster dan baca dua kalimat pertama sinopsisnya.
Sepuluh detik terakhir: lihat panjangnya. Film atau serial? Berapa episode? Bila cocok dengan waktu Anda malam ini, tekan Tonton sekarang. Bila terlalu panjang, simpan ke Daftar Saya dan kembali ke baris poster untuk judul berikutnya.
Cara ini sengaja mendahulukan mata daripada pertimbangan panjang. Terlalu lama menimbang sering berakhir dengan batal menonton. Warna memberi jalan pintas: ia langsung berbicara kepada suasana hati, dan suasana hati jarang keliru tentang apa yang dibutuhkannya malam ini.
Langkah pertama di gang neon
Untuk kunjungan pertama, biarkan mata Anda yang memilih. Lihat deretan sepuluh papan dan ketuk warna yang paling menarik malam ini. Lihat enam poster di barisnya, buka seluruh isi lampunya, dan pilih satu judul. Baca sinopsisnya, simpan ke Daftar Saya bila cocok, lalu pilih negara dan tekan Tonton sekarang.
Pada kunjungan berikutnya, cobalah warna yang berseberangan. Penggemar neon merah yang membuka neon hijau sering terkejut betapa menenangkannya anime bisa terasa. Penggemar lampu putih yang masuk ke gelap malam menemukan ketegangan yang jarang ia cari.
Lama-lama Anda akan mengenal gang ini seperti pejalan malam mengenal kotanya: lampu mana yang ramai, lampu mana yang sepi, dan lampu mana yang selalu membuat Anda singgah. Halaman Tentang menjelaskan sumber data Neonime. Selamat berjalan-jalan, dan selamat menonton.
Sepuluh lampu dalam sepuluh kalimat
Neon merah: dua puluh judul, kebanyakan serial laga, dengan rata-rata rating tertinggi. Neon jingga: lima judul penuh semangat, dipimpin Pokémon. Neon kuning: delapan judul, lima di antaranya Dragon Ball, ditambah Doraemon. Lampu senja: sembilan belas judul dengan cahaya hangat yang redup, dipimpin Violet Evergarden.
Neon hijau: dua belas judul yang rimbun dan tenang, termasuk Frieren. Neon toska: sembilan judul di antara hijau dan biru, dipimpin The Wind Rises. Neon biru langit: tiga puluh satu judul, lampu terbesar, rumah bagi langit musim panas. Neon biru malam: dua puluh satu judul megah di bawah langit berbintang.
Lampu putih: dua puluh judul berlatar kosong, dipimpin One Piece. Gelap malam: empat belas judul di lorong yang lampunya padam, tempat siasat dan kejutan menunggu. Sepuluh kalimat itu cukup untuk memilih arah, dan sisanya tinggal mengikuti mata.
Pertanyaan
Apa itu Neonime?
Neonime adalah panduan anime berbahasa Indonesia yang menata 159 anime menurut warna yang paling banyak mengisi posternya, di bawah sepuluh lampu.
Apa saja sepuluh lampu itu?
Neon merah, jingga, kuning, lampu senja, neon hijau, toska, biru langit, biru malam, lampu putih, dan gelap malam.
Bagaimana warna sebuah poster diukur?
Poster diperkecil menjadi 1.350 titik, tiap titik digolongkan ke satu warna, dan judul ditaruh di bawah lampu warna dengan titik terbanyak.
Lampu mana yang paling besar?
Neon biru langit, dengan 31 judul. Lampu terkecil adalah neon jingga dengan lima judul.
Lampu mana yang ratingnya paling tinggi?
Neon merah, dengan rata-rata 8,17 dari dua puluh judul. Neon biru malam menyusul dengan 8,1.
Poster mana yang paling pekat?
Poster One Piece, yang 84 persen putih, disusul sebuah film hutan musim panas dengan 81 persen hijau.
Mengapa sebuah anime berada di lampu yang mengejutkan?
Karena yang diukur adalah poster utamanya. My Neighbor Totoro misalnya berdiri di gelap malam karena posternya berlatar malam berhujan.
Bagaimana cara menonton anime pilihan saya?
Buka halaman judul, pilih negara Anda, lalu tekan Tonton sekarang. JustWatch memperlihatkan layanan resmi yang menayangkan judul itu.
Apakah Daftar Saya memerlukan akun?
Daftar Saya bekerja bebas dari akun. Simpanan Anda tinggal di peramban perangkat yang Anda pakai.
Lampu mana yang cocok untuk keluarga?
Neon biru langit dan neon hijau, tempat banyak film Studio Ghibli berdiri, serta neon kuning dengan Doraemon.
★ 8,0
★ 6,9
★ 8,1
★ 8,5
★ 8,7